Banyak pertanyaan sederhana mengenai apa dan siapa itu ulama? Benarkah ada ulama jahat dalam Islam. Semoga tulisan ini bermanfaat. Mohon maaf bila ada yang kurang berkenan..
Kata ‘ulamâ’ (bentuk plural dari ‘âlim), secara bahasa artinya orang yang
berpengetahuan, ahli ilmu. Kata sû’ adalah mashdar dari
sâ’a–yasû’u–saw’an; artinya jelek, buruk atau jahat. Dengan demikian,
al-‘ulamâ’ as-sû’ secara bahasa artinya orang berpengetahuan atau ahli ilmu
yang buruk dan jahat. Rasul saw. bersabda:
«أَلاَ إِنَّ شَرَّ الشَّرِّ شِرَارُ
الْعُلَمَاءِ وَإِنَّ خَيْرَ الْخَيْرِ
خِيَارُ الْعُلَمَاءِ»
Ingatlah, sejelek-jelek keburukan adalah keburukan ulama dan sebaik-baik kebaikan
adalah kebaikan ulama. (HR ad-Darimi).
Peran ulama menentukan kebaikan dan keburukan masyarakat. Ad-Darimi menuturkan,
ketika Said bin Jubair ditanya tentang tanda-tanda kebinasaan masyarakat, ia
menjawab, “Jika ulama mereka telah rusak.“
Abu Muslim al-Khaulani mengatakan, bahwa ulama itu tiga macam. Pertama: seseorang
yang hidup dalam ilmunya dan orang lain hidup bersamanya dalam ilmunya itu. Kedua:…
Read the rest of this entry »